Di musim cerah, kacamata hitam tidak hanya merupakan item fesyen yang penting tetapi juga merupakan pelindung penting yang melindungi mata Anda dari sinar UV yang berbahaya. Namun, banyak orang yang salah kaprah dalam memilih dan menggunakan kacamata hitam. Pemakaian yang tidak tepat tidak hanya gagal memberikan perlindungan tetapi bahkan dapat merusak penglihatan Anda.
Berikut adalah beberapa kesalahpahaman paling umum tentang memakai kacamata hitam. Periksa apakah Anda jatuh cinta pada salah satu dari mereka!
Ini adalah kesalahpahaman yang paling umum. Banyak orang percaya bahwa semakin gelap lensanya, semakin baik pemblokiran cahaya dan proteksi radiasinya.
Kebenaran: Kegelapan lensa hanya menentukan tingkat penyerapan cahaya tampak dan tidak memiliki hubungan langsung dengan perlindungan UV.
Resiko: Mengenakan warna gelap, kualitas rendah kacamata hitam tanpa perlindungan UV dapat menyebabkan pelebaran pupil, sehingga lebih banyak sinar UV yang masuk ke mata dan menyebabkan kerusakan lebih besar pada retina. Carilah label UV400 saat membeli kacamata hitam.
Karena matahari paling terik di musim panas, banyak orang hanya melepas kacamata hitamnya selama musim ini.
Kebenaran: Kerusakan akibat sinar UV pada mata bersifat kumulatif dan tidak dibatasi oleh musim. Bahkan di musim dingin, sinar matahari yang dipantulkan dari salju (risiko kebutaan salju) dan radiasi UV tetap kuat ketika tutupan awan tipis.
Rekomendasi: Kenakan kacamata hitam untuk melindungi kornea dan lensa Anda setiap kali cahaya luar ruangan kuat atau indeks UV tinggi.
Beberapa orang percaya itu kacamata hitam dapat dipakai tanpa batas waktu selama tidak rusak atau tergores.
Kebenaran: Lapisan pelindung UV pada lensa secara bertahap menua seiring waktu karena paparan cahaya dan penyekaan setiap hari.
Dasar Ilmiah: Studi menunjukkan bahwa kinerja perlindungan kacamata hitam yang terkena sinar matahari dalam waktu lama menurun dari tahun ke tahun. Disarankan untuk memeriksa perlindungan lensa kira-kira setiap dua tahun dan menggantinya jika perlu.
Untuk mendapatkan tampilan yang "keren", beberapa orang tetap memakai kacamata hitam di dalam ruangan, di terowongan, atau saat senja.
Resiko: Mengenakan kacamata hitam dalam kondisi cahaya redup dapat mengurangi kecerahan penglihatan, meningkatkan kelelahan mata, dan bahkan dapat menyebabkan pusing dan mual.
Tip Keamanan: Selalu lepas kacamata hitam saat memasuki terowongan saat berkendara untuk menghindari kecelakaan lalu lintas akibat peredupan mendadak.
Kacamata hitam terpolarisasi populer karena dapat menghilangkan silau dari air dan permukaan jalan, namun bukan merupakan obat mujarab.
Keterbatasan: Saat mengenakan kacamata hitam terpolarisasi untuk melihat layar ponsel, sistem navigasi mobil, atau monitor LCD, pola pelangi atau layar gelap mungkin muncul.
Skenario yang Cocok: Kacamata hitam terpolarisasi direkomendasikan untuk memancing, mengemudi, dan olahraga air; untuk jalan-jalan biasa sehari-hari, kacamata hitam biasa berkualitas tinggi sudah cukup.
NEWSLETTER
Hak Cipta © Zhejiang Qiliang Optical Technology Co., Ltd. Semua Hak Dilindungi Undang-undang. OEM/ODM Rimless Glasses Frames Manufacturers
